{"id":1102,"date":"2026-04-03T03:12:31","date_gmt":"2026-04-03T03:12:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.geo-tester.com\/?post_type=standard&#038;p=1102"},"modified":"2026-04-08T06:00:06","modified_gmt":"2026-04-08T06:00:06","slug":"astm-d5884","status":"publish","type":"standard","link":"https:\/\/www.geo-tester.com\/id\/standard\/astm-d5884\/","title":{"rendered":"ASTM D5884"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Geomembran banyak digunakan dalam sistem penahanan lingkungan seperti tempat pembuangan akhir, waduk, lokasi pertambangan, dan fasilitas pengolahan air limbah. Dalam aplikasi-aplikasi tersebut, bahan tersebut harus tahan terhadap kerusakan mekanis selama pemasangan dan masa pengoperasian jangka panjang. Salah satu indikator kinerja yang paling penting adalah <strong>ketahanan terhadap robekan<\/strong>, terutama jika geomembran tersebut mengandung <strong>penguat tekstil internal<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Standar yang dikenal sebagai ASTM D5884, yang diterbitkan oleh ASTM International, menyediakan metode laboratorium yang andal untuk mengevaluasi kekuatan sobek geomembran bertulang dengan menggunakan <strong>metode air mata lidah<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Standar ini <strong>Uji kekuatan sobek ASTM D5884<\/strong> memungkinkan para insinyur, produsen, dan pemeriksa mutu untuk membandingkan bahan geomembran serta mengevaluasi ketahanannya terhadap penyebaran robekan dalam kondisi terkendali.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Uji Kekuatan Tarik untuk Geomembran Bertulang<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">A <strong>uji kekuatan sobek<\/strong> mengukur gaya yang diperlukan untuk memperluas sayatan atau lekukan yang sudah ada pada suatu bahan. Bagi geomembran bertulang, sifat ini sangat penting karena sayatan kecil dapat terjadi selama pengangkutan, pemasangan, atau masa pemakaian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika bahan tersebut memiliki ketahanan sobek yang rendah, cacat sekecil apa pun dapat dengan cepat menyebar, sehingga menyebabkan kebocoran atau kegagalan sistem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Standar ASTM D5884 berfokus pada <strong>geomembran fleksibel yang diperkuat dengan struktur tekstil<\/strong>, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Membran yang diperkuat dengan kain scrim<\/li>\n\n\n\n<li>Geomembran yang diperkuat dengan tekstil tenun<\/li>\n\n\n\n<li>Bahan penghalang komposit polimer-tekstil<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Standar ini mengevaluasi ketahanan terhadap robekan pada kedua hal berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Arah Mesin (MD)<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Arah Lintas Mesin (CMD)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengujian pada kedua arah sangat penting karena serat penguat sering kali memiliki orientasi yang berbeda-beda, yang dapat sangat memengaruhi kinerja ketahanan terhadap robekan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan ASTM D5884, nilai ketahanan sobek yang diperoleh dari pengujian tersebut menunjukkan <strong>resistansi relatif dalam kondisi laboratorium yang terkendali<\/strong>, bukan sekadar prediksi langsung mengenai kinerja di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Metode Uji Robekan Geomembran Sesuai dengan ASTM D5884<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">The <strong>uji ketahanan sobek geomembran<\/strong> Metode yang ditetapkan dalam ASTM D5884 menggunakan spesimen dengan celah yang telah dipotong sebelumnya sehingga membentuk dua \u201clidah\u201d. Masing-masing lidah dijepit pada mesin uji dan ditarik hingga robekan menyebar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Penyiapan Spesimen<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Spesimen harus ditempatkan tepat di tengah mesin uji sehingga:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Satu lidah dijepit di pegangan atas<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lidah yang lain terjepit di pegangan bawah<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jarak awal antara kedua pegangan harus: <strong><span style=\"text-decoration: underline;\"><em>75 mm (3 in.)<\/em><\/span><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konfigurasi ini menempatkan permukaan pegangan kira-kira <strong>38 mm dari ujung celah yang menyempit<\/strong>, sehingga memastikan penyebaran robekan yang konsisten.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kecepatan Pengujian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Standar ASTM D5884 mensyaratkan agar mesin penguji beroperasi pada laju perpindahan yang terkendali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><math xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/1998\/Math\/MathML\"><semantics><mrow><mi>v<\/mi><mo>=<\/mo><mn>50<\/mn><mo>\u00b1<\/mo><mn>2<\/mn><mtext>&nbsp;mm\/menit<\/mtext><\/mrow><annotation encoding=\"application\/x-tex\">v = 50 \u00b1 2\\ \\text{mm\/menit}<\/annotation><\/semantics><\/math>v=50\u00b12 mm\/menit<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mempertahankan kecepatan yang ditentukan sangat penting karena <strong>Kekuatan sobek dapat bervariasi secara signifikan tergantung pada laju regangan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pelaksanaan Pengujian<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama pengujian:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Mesin itu menarik kedua lidah tersebut hingga terpisah.<\/li>\n\n\n\n<li>Retakan itu menyebar sepanjang celah yang telah dipotong sebelumnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Alat pengujian tersebut secara terus-menerus mencatat gaya yang diberikan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Spesimen tersebut terus robek sejauh <strong>75\u2013100 mm<\/strong> sampai terjadi kegagalan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengujian Kekuatan Robekan Lidah dan Perhitungan Hasil<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di <strong>pengujian kekuatan robek lidah<\/strong>, hasil utamanya adalah <strong>gaya maksimum yang diperlukan untuk memperluas robekan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan ASTM D5884:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>The <strong>kekuatan sobek dari satu spesimen<\/strong> sama dengan <strong>beban puncak yang tercatat selama pengujian<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>The <strong>kekuatan sobek unit sampel<\/strong> sama dengan <strong>nilai rata-rata dari lima spesimen yang valid<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengujian harus dilakukan pada kedua hal berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Arah Mesin (MD)<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Arah Lintas Mesin (CMD)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Laboratorium juga sebaiknya menghitung indikator statistik tambahan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kekuatan robek rata-rata<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Simpangan baku<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Koefisien variasi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika spesimen robek ke arah yang tidak diinginkan atau menghasilkan hasil <strong>25% di atas atau di bawah rata-rata akibat kesalahan pengujian<\/strong>, hasilnya seharusnya adalah <strong>dibuang dan diganti dengan spesimen baru<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhitungan-perhitungan ini membantu para insinyur kualitas mengevaluasi <strong>keseragaman dan keandalan struktur penguatan geomembran<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Peralatan yang Direkomendasikan untuk Pengujian ASTM D5884<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">A <strong>mesin uji tarik presisi<\/strong> diperlukan untuk melakukan uji sobek sesuai standar ASTM D5884 secara akurat. Alat tersebut harus memiliki:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pengukuran gaya yang stabil<\/li>\n\n\n\n<li>Kecepatan pengujian yang dikendalikan<\/li>\n\n\n\n<li>Perangkat penjepit yang andal<\/li>\n\n\n\n<li>Perekaman kurva beban secara real-time<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alat Uji Tarik TST-01 dari <strong>Cell Instruments<\/strong> sangat cocok untuk evaluasi kekuatan sobek geomembran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keuntungan utama meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sistem pengujian yang dikendalikan PLC dengan antarmuka layar sentuh berukuran 7 inci<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mekanisme sekrup bola presisi untuk pengendalian pergerakan yang mulus<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kecepatan dapat disesuaikan dari 1\u2013500 mm\/menit<\/strong>, yang memenuhi persyaratan ASTM D5884<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengukuran beban dengan akurasi tinggi (0,5% FS)<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kompatibilitas dengan berbagai jenis perlengkapan<\/strong> untuk uji robek, uji tarik, uji lepas, dan uji tusuk<\/li>\n\n\n\n<li>Opsional <strong>printer mikro dan koneksi RS-232<\/strong> untuk pelaporan hasil uji dan pengelolaan data<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena laboratorium geomembran sering kali melakukan berbagai macam uji mekanis, alat uji tarik serbaguna memungkinkan <strong>peralihan yang efisien antar berbagai metode ASTM<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Standar ASTM D5884 Penting bagi Kualitas Geomembran<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Standar ASTM D5884 menetapkan metode terstandarisasi untuk mengevaluasi ketahanan sobek geomembran bertulang dalam kondisi laboratorium yang terkendali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini membantu para produsen dan insinyur proyek:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Bandingkan berbagai struktur tulangan<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menilai konsistensi bahan selama proses produksi<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mengidentifikasi ikatan yang lemah antara lapisan tulangan dan lapisan polimer<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memastikan kepatuhan terhadap spesifikasi teknik<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mendukung penelitian dan pengembangan produk<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk proyek penampungan berskala besar seperti tempat pembuangan akhir atau kolam penampungan limbah tambang, pengujian ini berkontribusi secara langsung terhadap <strong>keandalan bahan dan keamanan lingkungan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan Umum<\/h2>\n\n\n\n<div data-wp-context=\"{ &quot;autoclose&quot;: false, &quot;accordionItems&quot;: [] }\" data-wp-interactive=\"core\/accordion\" role=\"group\" class=\"wp-block-accordion is-layout-flow wp-block-accordion-is-layout-flow\">\n<div data-wp-class--is-open=\"state.isOpen\" data-wp-context=\"{ &quot;id&quot;: &quot;accordion-item-1&quot;, &quot;openByDefault&quot;: false }\" data-wp-init=\"callbacks.initAccordionItems\" data-wp-on-window--hashchange=\"callbacks.hashChange\" class=\"wp-block-accordion-item is-layout-flow wp-block-accordion-item-is-layout-flow\">\n<h3 class=\"wp-block-accordion-heading\"><button aria-expanded=\"false\" aria-controls=\"accordion-item-1-panel\" data-wp-bind--aria-expanded=\"state.isOpen\" data-wp-on--click=\"actions.toggle\" data-wp-on--keydown=\"actions.handleKeyDown\" id=\"accordion-item-1\" type=\"button\" class=\"wp-block-accordion-heading__toggle\"><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-title\">Apa yang diukur oleh ASTM D5884?<\/span><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-icon\" aria-hidden=\"true\">+<\/span><\/button><\/h3>\n\n\n\n<div inert aria-labelledby=\"accordion-item-1\" data-wp-bind--inert=\"!state.isOpen\" id=\"accordion-item-1-panel\" role=\"region\" class=\"wp-block-accordion-panel is-layout-flow wp-block-accordion-panel-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Standar ASTM D5884 mengukur kekuatan sobek geomembran yang diperkuat secara internal, khususnya gaya maksimum yang diperlukan untuk memperluas sobekan sepanjang jalur yang telah ditentukan.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div data-wp-class--is-open=\"state.isOpen\" data-wp-context=\"{ &quot;id&quot;: &quot;accordion-item-2&quot;, &quot;openByDefault&quot;: false }\" data-wp-init=\"callbacks.initAccordionItems\" data-wp-on-window--hashchange=\"callbacks.hashChange\" class=\"wp-block-accordion-item is-layout-flow wp-block-accordion-item-is-layout-flow\">\n<h3 class=\"wp-block-accordion-heading\"><button aria-expanded=\"false\" aria-controls=\"accordion-item-2-panel\" data-wp-bind--aria-expanded=\"state.isOpen\" data-wp-on--click=\"actions.toggle\" data-wp-on--keydown=\"actions.handleKeyDown\" id=\"accordion-item-2\" type=\"button\" class=\"wp-block-accordion-heading__toggle\"><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-title\">Bahan-bahan apa saja yang diuji menggunakan standar ASTM D5884?<\/span><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-icon\" aria-hidden=\"true\">+<\/span><\/button><\/h3>\n\n\n\n<div inert aria-labelledby=\"accordion-item-2\" data-wp-bind--inert=\"!state.isOpen\" id=\"accordion-item-2-panel\" role=\"region\" class=\"wp-block-accordion-panel is-layout-flow wp-block-accordion-panel-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini dirancang untuk geomembran fleksibel yang mengandung penguat tekstil, termasuk geomembran yang diperkuat dengan scrim dan yang diperkuat dengan anyaman.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div data-wp-class--is-open=\"state.isOpen\" data-wp-context=\"{ &quot;id&quot;: &quot;accordion-item-3&quot;, &quot;openByDefault&quot;: false }\" data-wp-init=\"callbacks.initAccordionItems\" data-wp-on-window--hashchange=\"callbacks.hashChange\" class=\"wp-block-accordion-item is-layout-flow wp-block-accordion-item-is-layout-flow\">\n<h3 class=\"wp-block-accordion-heading\"><button aria-expanded=\"false\" aria-controls=\"accordion-item-3-panel\" data-wp-bind--aria-expanded=\"state.isOpen\" data-wp-on--click=\"actions.toggle\" data-wp-on--keydown=\"actions.handleKeyDown\" id=\"accordion-item-3\" type=\"button\" class=\"wp-block-accordion-heading__toggle\"><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-title\">Mengapa tes MD dan CMD diperlukan?<\/span><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-icon\" aria-hidden=\"true\">+<\/span><\/button><\/h3>\n\n\n\n<div inert aria-labelledby=\"accordion-item-3\" data-wp-bind--inert=\"!state.isOpen\" id=\"accordion-item-3-panel\" role=\"region\" class=\"wp-block-accordion-panel is-layout-flow wp-block-accordion-panel-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orientasi tulangan dapat menyebabkan perilaku mekanis yang berbeda pada arah yang berbeda, sehingga pengujian pada kedua arah tersebut memberikan evaluasi yang menyeluruh.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div data-wp-class--is-open=\"state.isOpen\" data-wp-context=\"{ &quot;id&quot;: &quot;accordion-item-4&quot;, &quot;openByDefault&quot;: false }\" data-wp-init=\"callbacks.initAccordionItems\" data-wp-on-window--hashchange=\"callbacks.hashChange\" class=\"wp-block-accordion-item is-layout-flow wp-block-accordion-item-is-layout-flow\">\n<h3 class=\"wp-block-accordion-heading\"><button aria-expanded=\"false\" aria-controls=\"accordion-item-4-panel\" data-wp-bind--aria-expanded=\"state.isOpen\" data-wp-on--click=\"actions.toggle\" data-wp-on--keydown=\"actions.handleKeyDown\" id=\"accordion-item-4\" type=\"button\" class=\"wp-block-accordion-heading__toggle\"><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-title\">Berapa kecepatan pengujian standar dalam ASTM D5884?<\/span><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-icon\" aria-hidden=\"true\">+<\/span><\/button><\/h3>\n\n\n\n<div inert aria-labelledby=\"accordion-item-4\" data-wp-bind--inert=\"!state.isOpen\" id=\"accordion-item-4-panel\" role=\"region\" class=\"wp-block-accordion-panel is-layout-flow wp-block-accordion-panel-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kecepatan pengujian yang diperlukan adalah 50 \u00b1 2 mm\/menit.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div data-wp-class--is-open=\"state.isOpen\" data-wp-context=\"{ &quot;id&quot;: &quot;accordion-item-5&quot;, &quot;openByDefault&quot;: false }\" data-wp-init=\"callbacks.initAccordionItems\" data-wp-on-window--hashchange=\"callbacks.hashChange\" class=\"wp-block-accordion-item is-layout-flow wp-block-accordion-item-is-layout-flow\">\n<h3 class=\"wp-block-accordion-heading\"><button aria-expanded=\"false\" aria-controls=\"accordion-item-5-panel\" data-wp-bind--aria-expanded=\"state.isOpen\" data-wp-on--click=\"actions.toggle\" data-wp-on--keydown=\"actions.handleKeyDown\" id=\"accordion-item-5\" type=\"button\" class=\"wp-block-accordion-heading__toggle\"><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-title\">Berapa banyak spesimen yang harus diuji?<\/span><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-icon\" aria-hidden=\"true\">+<\/span><\/button><\/h3>\n\n\n\n<div inert aria-labelledby=\"accordion-item-5\" data-wp-bind--inert=\"!state.isOpen\" id=\"accordion-item-5-panel\" role=\"region\" class=\"wp-block-accordion-panel is-layout-flow wp-block-accordion-panel-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setidaknya lima spesimen yang valid harus diuji pada setiap arah (MD dan CMD) untuk memperoleh hasil yang representatif.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div data-wp-class--is-open=\"state.isOpen\" data-wp-context=\"{ &quot;id&quot;: &quot;accordion-item-6&quot;, &quot;openByDefault&quot;: false }\" data-wp-init=\"callbacks.initAccordionItems\" data-wp-on-window--hashchange=\"callbacks.hashChange\" class=\"wp-block-accordion-item is-layout-flow wp-block-accordion-item-is-layout-flow\">\n<h3 class=\"wp-block-accordion-heading\"><button aria-expanded=\"false\" aria-controls=\"accordion-item-6-panel\" data-wp-bind--aria-expanded=\"state.isOpen\" data-wp-on--click=\"actions.toggle\" data-wp-on--keydown=\"actions.handleKeyDown\" id=\"accordion-item-6\" type=\"button\" class=\"wp-block-accordion-heading__toggle\"><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-title\">Peralatan apa saja yang digunakan untuk tes ini?<\/span><span class=\"wp-block-accordion-heading__toggle-icon\" aria-hidden=\"true\">+<\/span><\/button><\/h3>\n\n\n\n<div inert aria-labelledby=\"accordion-item-6\" data-wp-bind--inert=\"!state.isOpen\" id=\"accordion-item-6-panel\" role=\"region\" class=\"wp-block-accordion-panel is-layout-flow wp-block-accordion-panel-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alat uji tarik serbaguna yang dilengkapi dengan perangkat uji sobek yang sesuai biasanya digunakan untuk <a href=\"https:\/\/store.astm.org\/d5884_d5884m-23.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">ASTM D5884<\/a> pengujian.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ASTM D5884 menentukan kekuatan sobek geomembran yang diperkuat secara internal dengan menggunakan metode sobek lidah. Pengujian ini mengukur gaya puncak yang diperlukan untuk merambatkan sobekan melalui spesimen yang telah dipotong sebelumnya baik pada arah mesin maupun lintas mesin.<\/p>","protected":false},"featured_media":0,"parent":0,"template":"","meta":{"_acf_changed":true},"standard-category":[56],"class_list":["post-1102","standard","type-standard","status-publish","hentry","standard-category-astm"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.geo-tester.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/standard\/1102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.geo-tester.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/standard"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.geo-tester.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/standard"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.geo-tester.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"standard-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.geo-tester.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/standard-category?post=1102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}